Virus Ebola

26 May 2011
Author :  

Saat ini sedang terjadi wabah penyakit virus Ebola di Afrika Barat yaitu di Guinea, Sierra Leone, Liberia dan Nigeria.  Dan sudah terjadi banyak kematian karena penyakit tersebut.

Sejak ditemukan pada tahun 1976 hingga tahun 2013, WHO melaporkan total 1716 kasus. Wabah terbesar yang terjadi saat ini, hingga tanggal 22 Agustus 2014 sudah menelan korban 2615 orang, dan 1427 diantaranya meninggal dunia.  

Penyakit virus Ebola adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Ebola. Virus ini dapat ditularkan melalui darah atau cairan tubuh (muntah, feces, urin, semen dll) dari orang maupun hewan yang terinfeksi, saat ini  belum ditemukan penularan melalui udara. Kelelawar diduga dapat menyebarkan virus ini walaupun hewan tersebut tidak terinfeksi. 

Gejala biasanya timbul mendadak menyerupai flu, seperti  demam, sakit kepala, nyeri otot dan sendi dan nyeri perut. Sering juga disertai muntah, diare, kehilangan nafsu makan. Gejala yang kadang timbul seperti nyeri tenggorokan, nyeri dada, cegukan, kesulitan bernafas dan menelan.  Gejala pada kulit dapat berupa ruam kemerahan.  Gejala umumnya timbul 8 – 10 hari setelah terinfeksi, tetapi dapat pula timbul antara 2 – 21 hari. Gejala tersebut menyerupai malaria, cholera, dan demam Dengue atau demam tropis lainnya, sebelum akhirnya terjadi perdarahan.

 

Perdarahan timbul di hari ke 5 – 7, berupa perdarahan dalam tubuh, sehingga terjadi mata merah, muntah/batuk darah, buang air besar berdarah. Perdarahan pada kulit menimbulkan gambaran perdarahan kecil (ptechiae) hingga memar (hematoma). Keadaan ini akan menyebabkan gangguan sirkulasi darah, termasuk juga gangguan pembekuan darah. Bila tidak dapat dipulihkan maka akan menimbulkan kematian karena disfungsi organ-organ tubuh, yang dapat terjadi pada hari 7 – 16 (biasanya pada hari  8 – 9).

Dugaan terjangkit virus Ebola, bila didapatkan riwayat kunjungan ke daerah yang sedang terjangkit virus tersebut. Diagnosis ditegakkan setelah menyingkirkan penyakit lainnya dengan gejala serupa seperti malaria, cholera, dan demam karena virus lainnya seperti Demam berdarah Dengue, dll. Konfirmasi diagnosis dilakukan dengan pemeriksaan darah untuk mengetahui antibody virus, yaitu dapat dilakukan dengan metode pemeriksaan PCR (Polymerase chain reaction) dan ELISA (Enzyme-linked immunosorbent assay).

Pencegahan dapat dilakukan dengan mengurangi penyebaran dari hewan ke manusia, diantaranya dengan memasak daging hewan secara benar, penggunaan alat pelindung diri yang sesuai pada saat mengolah daging, hygiene dan sanitasi yang baik, tidak kontak dengan darah dan cairan tubuh penderita maupun yang sudah meninggal, serta tindakan mencuci tangan bila berada di sekitar penderita.

 

Hingga saat ini belum ditemukan vaksinasi dan terapi spesifik untuk penyakit ini. Pada penderita diberikan terapi penunjang seperti rehidrasi oral maupun intravena (infus), pemberian obat antikoagulan dan simptomatis lainnya.

Risiko kematian cukup tinggi hingga mencapai 50 - 90%. Bila penderita dapat bertahan, akan segera pulih dan sembuh. Komplikasi dapat terjadi pada kasus yang berkepanjangan berupa peradangan testis, nyeri sendi dan otot, kulit terkelupas, rambut rontok, mata sensitive terhadap cahaya, berair, peradangan mata, dan kebutaan. Virus masih dapat ditularkan melalui hubungan seksual hingga 7 minggu setelah pulih.

BioMedilab menyediakan paket pemeriksaan laboratorium untuk Demam yang meliputi pemeriksaan Darah Lengkap, Urin Lengkap, Tes Widal (Demam Typhoid), NS-1 (Demam Berdarah), Malaria, CRP (inflamasi).

Segeralah memeriksakan diri bila terdapat gejala demam untuk memastikan penyebabnya agar segera dapat diberikan pengobatan yang tepat.

 

Login to post comments

Biomedilab Tangerang

  • Address : Jl. Maulana Hasanudin ampera II, no 7-8 , Poris gaga, Tangerang
  • Phone  : 021 - 5445855 ; 021
  • Fax  : 021 - 5445855

 

Biomedilab Head Office

  • Address : Mayapada Tower unit 07-01, Jl Jend Sudirman Kav 28, Jakarta
  • Phone  : 021 - 5265750 ; 021 - 5260725
  • Fax : -

 

Biomedilab Karawang

  • Address : Ruko Rel Kereta Api, Jalan Tuparev Karawang Barat
  • Phone  : 0267 - 416972
  • Fax  : 0267 – 416971

 

New BIOMEDILAB

Biomedilab RS Saraswati

  • Address : Jl Ahmad Yani no 27, Sentul Cikampek
  • Phone  : 0264 - 316341
  • Fax  :

 

Quotes of the day