Gangguan Fungsi Hati

13 November 2014
Author :  

Hati adalah organ tubuh yang berperan penting dalam metabolisme seperti memproduksi protein, memecah kolesterol, metabolisme glukosa, penghasil energi, penetral racun, metabolisme obat dan lain-lain.

Apa saja yang dapat menyebabkan gangguan fungsi hati ?

  • Obat-obatan tertentu seperti penggunaan jangka panjang paracetamol.
  • Sirosis dan kanker hati
  • Penyalahgunaan alkohol,
  • Hepatitis A , B , C , D , dan E ,
  • Infeksi Virus lain
  • Penyakit perlemakan hati
  • Kelebihan zat besi ( hemochromatosis ) ,
  • Obesitas tidak terkontrol
  • Keracunan

 Apa Saja Gejala Gangguan Fungsi hati ?

               Hati merupakan salah satu organ penting untuk proses metabolisme maka gangguan hati dapat mempengaruhi hampir semua sistem tubuh termasuk jantung, paru-paru, perut, kulit, otak dan fungsi kognitif, serta bagian lain dari sistem saraf . Secara umum gejala gangguan funfsi hati adalah sebagai berikut :

  • Kelemahan seluruh tubuh
  • Kehilangan berat badan
  • Mual dan muntah
  • Penimbunan cairan di perut (ascites)
  • Kuning di seluruh badan atau biasanya timbul di sekitar sclera mata (bagian putih mata), oleh karena itu masyarakat biasa menyebutnya dengan penyakit kuning.

Bagaimana Gangguan Fungsi Hati Didiagnosis ?

Gangguan fungsi hati biasanya terdeteksi setelah seseorang merasakan gejala seperti di atas terus-menerus. Kuning adalah gejala yang paling sering membuat seseorang datang ke dokter. Selain dari pemeriksaan fisik, gangguan fungsi hati dapat diketahui dari pemeriksaan darah. Tes fungsi hati meliputi :

  • SGOT/AST dan SGPT/ALT, keduanya merupakan penanda peradangan pada hati
  • GGT (Gamma Glutamil Tranferase), adalah bahan kimia yang dilepaskan oleh sel empedu
  • Bilirubin, merupakan zat sisa buangan dari hati yang dapat menyebabkan kulit dan daerah sclera mata menjadi kuning.
  • USG Abdomen (perut) dimaksudkan untuk melihat struktur hati dan untuk menilai tingkat gangguan fungsi hati.

 Bagaimana Gangguan Fungsi Hati Diobati ?

Setiap gangguan fungsi hati memiliki pengobatan yang berbeda, tergantung kepada penyebabnya. Apabila penyebabnya adalah virus maka eliminasi virus adalah yang utama. Pengobatan gangguan fungsi hati bertujuan mencegah kerusakan sel hati yang lebih lanjut.

 Apa yang harus dilakukan untuk mencegah gangguan fungsi hati ?

  • Tidak mengkonsumsi alkohol
  • Vaksinasi Hepatitis untuk mencegah penyakit virus hepatitis (vaksinasi Hepatitis A dan B)
  • Kurangi menkonsumsi makanan tinggi lemak
  • Mengurangi berat badan
  • Olah raga secara teratur
  • Tidak mengkonsumsi obat-obatan tanpa resep dokter
  • Melakukan medical check up secara berkala untuk menilai kinerja fungsi hati, terutama untuk pribadi yang beresiko seperti sering konsumsi alkohol, penderita darah tinggi, obesitas dan lain-lain.

BioMedilab menyediakan pemeriksaan fungsi hati secara lengkap meliputi SGOT, SGPT, Gamma GT, Alkali Fosfatase  (ALP), Laktat Dehidrogenase (LDH), Bilirubin, Protein total, Albumin, Globulin, serta pemeriksaan USG abdomen (perut) lengkap.

Lindungi diri Anda dari gangguan fungsi hati dari sekarang.

 

 

 

 

 

Login to post comments

Biomedilab Tangerang

  • Address : Jl. Maulana Hasanudin ampera II, no 7-8 , Poris gaga, Tangerang
  • Phone  : 021 - 5445855 ; 021
  • Fax  : 021 - 5445855

 

Biomedilab Head Office

  • Address : Mayapada Tower unit 07-01, Jl Jend Sudirman Kav 28, Jakarta
  • Phone  : 021 - 5265750 ; 021 - 5260725
  • Fax : -

 

Biomedilab Karawang

  • Address : Ruko Rel Kereta Api, Jalan Tuparev Karawang Barat
  • Phone  : 0267 - 416972
  • Fax  : 0267 – 416971

 

New BIOMEDILAB

Biomedilab RS Saraswati

  • Address : Jl Ahmad Yani no 27, Sentul Cikampek
  • Phone  : 0264 - 316341
  • Fax  :

 

Quotes of the day